Minggu, 21 September 2008

cantikku luka..

aku bukan magnet...
aku bukan racun...
aku juga bukan penghipnotis...
jika jiwamu datang padaku, itu bukan mauku
jika maksudmu menyukaiku, itu juga bukan mauku
menyukai adalah hak setiap pribadi
kamu berhak suka, aku juga berhak tidak
atau sebaliknya.

cintaku saat ini adalah rasionalitas
seberapapun orang bilang cinta itu tidak logis
tapi waktu telah mengajariku banyak hal
untuk aku tidak terjerumus lubang yang sama dua kali
karena itu, jangan paksa aku angkat telponmu, bicara denganmu atau..
menemuimu..karena aku punya hak untuk tidak melakukannya.
aku mau jika aku yang mau...
mencari mauku tidaklah mudah...apalagi untuk yg pernah terluka..
maka, ketika kesempatan aku bisa 'mau' itu tiba...
seharusnya itu menjadi anugerah...
tapi sayang, banyak yg tak kau pahami tentang aku.
karena kau terlalu sibuk untuk ingin dipahami terus

jika kau bilang aku cantik...
maka cantikku ini adalah luka...

jika kau bilang aku ini racun..
mungkin kau benar, karena itu juga luka

cantikku telah membiusmu dan meradang menjadi amarah
jika kau tidak bisa memilikinya...karena itu lah luka..

jangan petik bunga yang beracun!! itu kata orang bijaksana...
agar kau tak terluka nantinya...