Minggu, 24 Agustus 2008

maafkan aku cinta 2.......................

cinta itu sebuah kekuatan.........
jika bukan karena cinta, tak seorangpun mampu melakukan kebodohan-kebodohan dirinya dengan sengaja. jika bukan karena cinta, tak seorangpun mau mengalah, mau menghilangkan rasionalitas dirinya. jika bukan karena cinta, tak seorangpun mau tunduk patuh dan merendah.

cinta itu tak menuntut syarat apa-apa...
ia hanya tau memberi dengan kerelaan hati dan kebesaran jiwa
maka jika ada yang membunuh karena cinta, itu bukan cinta
jika ada yang menyantet karena cinta, itu bukan cinta
jika ada yang dendam karena cinta, itu bukan cinta
jika ada yang benci karena cinta, itu juga bukan cinta.
itu nafsu. maka jangan jangan sembarang bilang cinta jika tidak tau hakikatnya.

mabuk cinta justru menjadikan diri merasa sangat kecil dihadapan Tuhannya.
karena dibanding cinta-Nya, cinta kita tidak ada apa-apanya...
maka cintailah sang pencinta sejati, yaitu sang pencipta alam ini..illahi robbi.

cinta itu buta, katanya..............
tak memandang kasta, usia dan muka
tapi benarkah cintanya yang buta, ataukah nafsu yang menguasai jiwanya?
jiwa yang dipenuhi nafsu akan memperbudak diri melakukan apa saja...
sejauh syahwat, birahi, dan emosi bisa tersuapi.
lihatlah lagi, cinta ataukah emosi yang mengendalikan diri?
karena cinta seharusnya membahagiaan, bukan menyengsarakan..


cinta butuh pengujian............
untuk mengetahui kadar dan kualitas yang mencintai dan dicintainya
karena itu cinta butuh waktu, butuh sebuah proses.........
cinta pada pandangan pertama hanyalah petanda
cinta tidak datang dalam sekejap mata, itu hanya petanda

cinta adalah 'proses'.
dimana hasil akhirnya nanti hanyalah dua kata; cinta atau nafsu?
bersatu atau berpisah, menikah atau bercerai, cinta atau tidak cinta.....

padamu sang pencinta........
selamat berjuang!
semoga menemukan kesejatiannya