Minggu, 24 Agustus 2008

"teruntuk yang pernah menjadi anak-anakku..."

aku mungkin bukan ibu biologismu, nak.........
tapi aku pernah menjadi ibu ideologismu. dengan cinta dan kasih yang kupunya.
ku jaga engkau dan kuiringi menuju dewasa...hingga kau bisa tentukan langkah.
ku jaga engkau dan kutemani disaat kau tak dapati cinta mereka
ku jaga engkau dan kutemani disaat tak ada yang memberimu cinta
ku jaga engkau dan ku lindungi disaat dunia disekitarmu menggila...

kini kau sudah besar dan dewasa....
aku tak mengharap apa-apa...tidak untuk sebuah pujian atau kado istimewa.
jika itu karena dosaku, ku anggap dengan mengasihi dan membesarkanmu terbayar sudah.
kini kau sudah besar dan dewasa...
sudah bisa tentukan sendiri langkah.
sudah bisa melihat sendiri dunia ini nyata
tapi nak, lihat dan dengarlah dengan hatimu...
karena mata saja tak cukup, mata yang kau lihat nyata bisa saja hanya maya.
telinga yang kau pakai bisa saja mendengar suara yang salah...

aku memang hanya ibu ideologis bagimu...
tangan yang menyuapi dan memandikan ini, mungkin tak berarti bagimu
karena tangan ini memang bukan tangan ibu biologismu

tapi percayalah...
cinta dan sayang ini, tetap cinta dan sayang seorang ibu...
yang merindukan anaknya kembali...
yang ingin melihat anaknya tertawa bahagia...
karena aku tak mengharapkan yang lainnya.

separuh usiaku sudah kuhabiskan untuk menjagamu
jika ini pun belum cukup untuk menghapus luka
aku akan pasang dada...
kuberikan untuk kau lampiaskan...
ku ikhlaskan demi kau bahagia...

(right midnight,sad and sad.24.00 wib)